![]() |
| sumber gambar : http://catatankecilnovriana.files.wordpress.com |
Pada suatu siang yang cerah Si Kancil sedang merumput
sendirian di tepi sungai. Tanpa disadarinya, ada seekor induk Ayam Hutan yang
muncul dari semak-semak sambil bernyayi. Dia tampak riang sekali.
“Naik..naik..ke puncak gunung..tinggi..tinggi
sekali....” Sang induk Ayam Hutan menyanyi dengan merdunya sambil
memutar-mutarkan badannya, menari-nari dan sambil memejamkan mata.
“Kirii..kanan..kulihat saja..banyaaaak...”
“Brukkk !!!!” Tiba-tiba dia terjatuh. Dia menabrak badan
si Kancil dari belakang. Begitu juga Si Kancil yang hampir saja jatuh ke sungai.
Dia tidak mendengar suara induk Ayam
Hutan menyanyi karena suara deburan air
yang mengalir di sungai sangat deras.









